NEWS

Leaders Meeting 9 Lokasi Pencerah Nusantara
Gedung Graha Sofyan, Jakarta, 27 Oktober 2016 - Tidak terasa, perjalanan Pencerah Nusantara angkatan ke-4 sudah memasuki bulan ke-6. Memasuki masa baktinya di bulan ke-6 ini, masing-masing ketua dari 9 penempatan berangkat ke Jakarta untuk memaparkan hasil temuan mereka serta program apa yang telah dirancang selama 3 tahun ke depan. Pertemuan ini biasa disebut dengan Leaders Meeting. Diawali dengan pemaparan yang dijelaskan kepada internal CISDI, dilanjutkan dengan pemaparan kepada mitra yang diadakan pada hari Kamis, 27 Oktober 2016 di kantor CISDI, Gedung Graha Sofyan, Jakarta Pusat.
“Harapan kami kepada para mitra yang hadir di sini adalah membantu kami untuk menjelaskan kepada publik tentang paradigma Puskesmas sebagai layanan kesehatan primer yang dapat diandalkan masyarakat, karena layanan kesehatan primer juga merupakan sentral dari pembangunan.”, ucap Diah Saminarsih, selaku Staf Khusus Menteri Kesehatan RI bidang Peningkatan Kemitraan dan SDGs, Kementrian Kesehatan RI dan Pendiri CISDI.
Berjalannya program Pencerah Nusantara tidak terlepas dari dukungan para mitra-mitra baik dari pemerintah, perusahaan, organisasi profesi, institusi pendidikan, dan mitra-mitra lainnya. Semangat untuk membangun layanan kesehatan primer yang layak dan merata selalu dijembatani dengan kolaborasi serta kerjasama dengan para mitra-mitra.
“Keterlibatan mitra yang sudah membantu kami dari seleksi sampai sekarang sangat membantu kami dalam meningkatkan pelayanan Pencerah Nusantara berkontribusi. Maka tujuan Leaders Meeting ini diadakan adalah untuk memberikan tindak lanjut yang kami lakukan selama 6 bulan. Kami akan terus memastikan bahwa langkah-langkah yang telah dilakukan Pencerah Nusantara tetap terukur.”, ungkap Anindita Sitepu, selaku Direktur Program CISDI.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan singkat dari 9 ketua masing-masing penempatan mengenai temuan berdasarkan hasil survey yang mereka lakukan ke Puskesmas dan wilayah cakupannya, serta program-program apa saja yang akan dilakukan untuk membantu mewujudkan peningkatan terhadap kesehatan yang layak didapatkan oleh masyarakat setempat. Penjelasan yang dipaparkan masing-masing ketua penempatan beragam sesuai dengan karakteristik daerah tersebut. Tak hanya pemaparan program, mereka juga menceritakan pengalaman tiap tim selama 6 bulan di penempatan.

“Masalah kesehatan yang kami temukan di lapangan seputar kepercayaan akan budaya yang sudah menjadi gaya hidup warga, sulitnya akses untuk menempuh Puskesmas, keterbatasan dana, dan masih banyak permasalahan lain yang ditemukan di lapangan.”, ungkap Putri Regita, ketua tim penempatan Puskesmas Tumbang Miri, Kabupaten Gunung Mas.



 


Selain pemaparan singkat kepada mitra, para ketua di 9 penempatan juga membuat mini gallery walk yang mereka desain untuk lebih menarik dan mudah dipahami oleh mitra yang ingin menggali lebih dalam tentang 9 lokasi Pencerah Nusantara.
“Saya memberikan apresiasi kepada kalian yang mau melakukan aksi nyata untuk mendekatkan akses, khususnya terhadap layanan kesehatan primer, di wilayah yang kurang ‘terjamah’ oleh pemerintah pusat. Kalian juga turut membantu Kepala Desa dengan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi di masing-masing penempatan kalian.”, ungkap Yanuar Nugroho, selaku Deputi Bidan Kajian dan Pengelolaan Program Prioritas, Kepala Staf Kepresidenan RI dan Dewan Pengawas CISDI.


Penulis: Hadassah A. T.

Share this: